Boomingnya bisnis online di Indonesia...



Maraknya bisnis online di Indonesia bukanlah hal baru. Hal ini justru sebuah penanda bahwa di era modern ini banyak sekali para netpreneur muda yang siap untuk terjun ke bisnis online. Resiko dan modal yang minim menjadikan para netpreneur memilih bisnis online sebagai alternatif untuk mendapatkan profit dengan cara yang mudah.

Selain itu, alasan lain kenapa banyak netprenuer muda di dunia bisnis online adalah karena faktor kurangnya lapangan pekerjaan dan sulitnya mendapat pekerjaan yang sesuai dengan jenjang pedidikan.

Faktor lain yang menodorong pesatnya bisnis online di indonesia juga bisa di pengaruhi oleh kondisi mata uang di Indonesia. Ketika dolar naik, maka manfaatkan momen ini untuk memasarkan produk Anda secara internasional karena akan lebih mengutungkan.

Strategi awal...

Untuk mejalankan bisnis online, ada beberapa startegi yang perlu Anda perhatikan. Khususnya bagi Anda para pemula bisnis online baru akan memluai usaha Anda di media degital. Stategi yang tepat untun para pemula yaitu :

1. Anda dapat memanfaatkan jejaring sosial Anda sebagai sarana untuk pemasaran produk Anda pada orang-orang terdekat. Hal ini di karenakan, orang-orang terdekat Anda sudah cukup mengenal baik Anda, sehingga mudah untuk di dekati.

2. Selain media sosial atau jejaring sosial, Anda juga dapat memasarkan produk Anda melalui Blog agar ketika konsumen mencari apa yang ia butuhkan dapat segera terlihat di google.

3. Gunakan media secara bijak, dalam memasarkan produk Anda kepada para konsumen di media sosial. Bila perlu, hindari kata-kata yang bersifat memaksa. Bila konsumen menanyakan tentang info produk yang Anda jual, maka jawablah seperlunya saja. Jika ingin menggunakan kalimat persuasif, gunakan secukupnya.

4. Berikan informasi yang lengkap pada produk yang Anda pasarkan, serta sisi positif pada produk Anda agar konsumen yakin untuk membeli produk Anda.

5. Usahakan untuk menggunakan model dalam pemasaran produk Anda melalui online. Hal ini di karenakan model dapat mendukung tampilan produk Anda, dan meyakinkan konsumen untuk membeli produk anda.

6. Membangun relasi yang baik dengan konsumen dapat menunjang citra bisnis online Anda di mata masyarakat sehingga akan semakin menarik para konsumen untuk mengunjungi website Anda.

5 strategi bisnis online yang sederhana ini penting untuk di perhatikan oleh para pemula agar dapat terus melanjutkan bisnis online dalam jangka waktu yang lama dan mendapat kepercayaan publik pada langkah awal Anda. Meskipun demikian, strategi ini harus di dukung dengan memiliki ide bisnis yang menarik yaitu seperti :

1. Percetakan

Bisnis percetakan bukanlah bisnis yang merugikan. Meskipun sudah menjamur baik di lingkungan pedesaan maupun di lingkungan perkotaan, tapi bisnis percetakan seakan tak pernah mati. Permintaan masyarakat untuk bisnis percetakan semakin besar karena masyarakat semakin bergerak dan dinamis sehingga membutuhkan produk-produk percetakan untuk acara-acara mereka.

Di setiap acara pasti ditemukan spanduk, banner dan backdrop sebagai keterangan acara atau sekedar sebagai hiasan latar. Dari acara rumahan, acara besar, aqiqahan, tasyakuran sampai demonstrasi semuanya membutuhkan spanduk untuk menginformasikan keterangan acara.

Dalam masyarakat yang serba dinamis baik di lingkungan pedesaan maupun di lingkungan perkotaan bisnis percetakan sangat dibutuhkan apalagi saat ini di kota- kota besar memesan produk percetakan harus terlebih dahulu mengantri.

2. Fashion

Industri fashion di tanah air tidak pernah ada matinya. Fashion bukanlah industri yang sulit untuk dijalani. Justru karena kemudahan dan kepraktisannya, bisnis fashion malah sangat menggiurkan bagi siapapun untuk menambah pendapatan.

Semua orang baik dari dosen, karyawan, mahasiswa dan lain sebagainya punya
potensi dan kesempatan untuk membuka bisnis fashion karena modalnya pun tidak terlalu besar. Selain modal yang tidak terlalu besar, bisnis fashion yang sederhana bahkan tidak memerlukan tempat fisik seperti kios atau showroom.

Bisnis fashion yang sederhana kadang hanya membutuhkan ruang di jejaring online untuk bertransaksi beserta katalog produk. Selain tidak terlalu membutuhkan ruang fisik, bisnis fashion yang sederhana kadang juga tidak memerlukan stok barang.

Mereka biasanya membuka dan mengumpulkan order terlebih dahulu kemudian baru memesan barangnya. Bisnis fashion juga memiliki varian produk yang sangat banyak seperti sepatu, tas, aksesoris, kaos dan lain-lain sehingga para pelaku bisnis fashion tak perlu terlalu banyak khawatir soal variasi produk.

Apalagi sudah terdapat banyak sekali penjual produk fashion yang menawarkan produk dengan harga khusus reseller. Bahkan beberapa penjual sudah memiliki mekanisme retur bagi barang-barang yang tidak sesuai keinginan reseller.

Soal harga jual, produk-produk fashion bisa di tandai sesuai keinginan reseller. Contohnya reseller bisa memasukkan ongkos pengiriman produk fashion dengan cara menandai harga produknya sehingga kemanapun reseller mengirim produk maka harganya akan tetap sama.

Dengan strategi ini, reseller bisa mengambil keuntungan lebih dari penjualan produk fashion apalagi dalam pasar fashion terdapat konsumen loyal yang tidak peduli seberapa besar ongkos pengiriman hanya karena suka dengan produk tersebut.

3. Gadget

Seiring dengan berkembangnya zaman dan semakin kompleksnya kebutuhan masyarakat modern, maka dunia memasuki era gadget. Karena fungsi layanan yang diberikan perusahaan-perusahaan handphone tak cukup membendung permintaan yang semakin berkembang tadi, maka produk-produk gadget membobardir pasaran secara fantastis dan memenuhi kebutuhan orang banyak.

Dan masih banyak lagi tentunya.

Untuk memasarkannya Anda bisa menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Blackberry Messenger, WhatsApp, dan lain-lain.

Hadirnya whatsapp merubah cara komunikasi dunia! Berikut beberapa alasan tetap memilih whatsapp sebagai aplikasi messenger :

Pada tahun 2014 yang lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg secara mengejutkan rela mengeluarkan USD19 miliar untuk mendapatkan WhatsApp, rangkaian angka yang fantastis kalau dirupiahkan sekitar 222.7 trilyun rupiah (Anda bisa membayangkan berapa angka 0-nya). Sebuah aplikasi messaging mobile yang didirikan oleh Jan Koum dan konon hanya dibantu oleh 57 orang saja.

Namun, saya kira CEO Facebook tidak segila itu mengambil keputusan besar tanpa mengetaui potensi visioner yang ada di dalam whatsapp, terbukti sejak tahun 2016 saja, whatsapp sudah berhasil menjadi aplikasi messaging yang mendominasi pasar global yang sudah memiliki 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia dan terus bertambah.

Nah, sekarang apakah Anda pernah berpikir bahwa aplikasi WhatsApp di ponsel Anda bisa menjadi peluang usaha?

Saya yakin Anda tahu betul tentang potensi besar WhatsApp untuk bisnis Anda.
Sayang sekali jika tidak dimanfaatkan!

Komentar