Tak cuma nasehat, kita juga bisa mendapatkan berbagai inspirasi untuk menjadi pengusaha sukses dengan melihat beberapa tokoh berikut:
1.Richard Branson
Terlahir dengan nama Sir Richard Charles Nicholas Branson (lahir di Blackheath, London, 18 Juli 1950; umur 66 tahun) adalah seorang industrialis asal Inggris, yang dikenal karena telah mendirikan 360 perusahaan di bawah bendera Virgin Group.
Branson sukses mendirikan bisnis pertama kali pada umur 16 tahun, ketika ia mempublikasikan sebuah majalah bernama Student. Ia mendirikan sebuah bisnis audio record mail-order pada tahun 1970.
Di usia 20 tahun Richard Branson mendirikan sebuah toko rekaman. Ya, dia membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mulai membangun usaha. Tidak berhenti di toko rekaman, ia melanjutkan usahanya saat menginjak usia 22 tahun dengan membuka sebuah studio.
Branson tidak berhenti sampai di situ, ia tidak mudah puas dan ini sangat penting untuk dimiliki oleh Anda yang ingin sukses di usia muda, setelah memiliki studio rekaman ia meluncurkan label rekaman sendiri.
Pada 1972, ia membuka ritel toko kaset, Virgin Records, yang kemudian menjadi Virgin Megastores. Merek Virgin yang diciptakan Branson tumbuh dengan pesat pada tahun 1980-an setelah ia mendirikan Virgin Atlantic Airways dan melakukan ekspansi untuk Virgin Records.
Richard Branson adalah orang terkaya ke-261 menurut daftar orang terkaya 2009 versi Forbes, dengan estimasi kekayaan £2.6 miliar (US$3.9 miliar).
Usaha keras Branson tidak sia-sia karena usahanya ini telah berhasil go internasional setalah 10 tahun ia rintis
dengan penuh semangat.
2.Mertha Stewart
Martha Stewart (lahir 3 Agustus 1941) adalah seorang pebisnis Amerika Serikat yang ahli dalam hal kuliner, berkebun, etiket, dan kerajinan tangan. Ia juga dikenal sebagai pengarah gaya hidup.
Martha Stewart dilahirkan di Jersey City, New Jersey dengan orang tua Polandia-Amerika Serikat, Edward Kostyra dan Martha Ruszowski namun tumbuh di Nutley, New Jersey dengan lima saudara kandung.
Sebagai pelajar, Martha mendapatkan beasiswa ke Barnard College di New York City dan bekerja paruh waktu sebagai model. Awalnya, ia akan mengambil kimia tetapi berubah menjadi sejarah Eropa dan sejarah arsitektur.
Ia berhenti menjadi model pada 1965 saat melahirkan Alexis Stewart, anak pertamanya dari Andrew Stewart. Ia kemudian menjalani kariernya sebagai pialang saham sampai 1973 saat resesi melanda Wall Street dan pindah ke Westport, Connecticut.
Ia dan suaminya merenovasi sebuah rumah peternakan. Tahun-tahun berikutnya, ia memulai usaha katering dan menulis berbagai artikel tentang masak-memasak, berkebun, dan dekorasi rumah.
Pada 1980-an, ia menjadi editor di majalah Family Circle dan pada 1987 menjadi juru bicara KMart. Pada 1990, majalah Martha Stewart Living diluncurkan dan pada tahun yang sama, suaminya mengajukan cerai di hari yang sama saat Martha meluncurkan buku tentang pernikahan.
Pada 1993, Martha membuat sebuah acara dan meluncurkan rangkaian produk untuk rumah tangga dengan nama "The Martha Stewart Everyday Collection". Kemudian ketenarannya mulai menyebar dan ia sering muncul di berbagai acara televisi.
Pada 1999, Martha mendirikan Martha Stewart Living Omnimedia untuk menyatukan dan mengontrol seluruh usahanya di bawah satu payung dan menjadi milyuner.
Pernahkah Anda mendengar sebuah acara kuliner dengan judul The Martha Stewart Show? Inilah dia si pemandu acara, Mertha Steward. Ia adalah seorang wanita yang
sangat mencintai dunia kuliner dan mulai berkreasi dengan berbagai jenis makanan yang dipublikasikan lewat acara TV yang dipandu olehnya.
Tapi lihatlah, sebelum dia sukses memandu acara TV ini ia sempat menjadi pialang saham di Wall Street ketika masih berusia 20-an.
Apa yang dialami oleh Mertha Stewart ini adalah sebuah contoh bahwa sebuah hobi jika ditekuni dengan baik akan menjadi sumber pendapatan dan bisa mengantarkan kita pada gerbang kesuksesan.
3.Warren Buffet
Warren Edward Buffett (lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus 1930; umur 86 tahun) adalah seorang investor, pengusaha, dan philanthropist asal Amerika Serikat. Dia adalah investor tersukses di dunia.
Buffett adalah komisaris, direktur utama, dan sekaligus pemegang saham terbesar di Berkshire Hathaway. Dia adalah orang terkaya ketiga di dunia tahun 2015 versi Forbes. Tahun 2012, majalah Time memasukan Buffett sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia.
Buffett sering disebut "Wizard of Omaha" (Penyihir dari Omaha) atau "Oracle of Omaha" (Peramal dari Omaha), dan dikenal karena kesetiaannya pada metode investasi value investing, dan untuk gaya hidupnya yang frugal meskipun memiliki kekayaan yang begitu besar.
Buffett memperlihatkan ketertarikan yang besar pada bisnis dan investasi pada umur yang sangat muda. Salah satu bisnis awalnya adalah menjual permen karet, Coca Cola, dan majalah mingguan dari pintu ke pintu. Dia juga bekerja di toko kelontong milik kakeknya.
Saat masih di SMA, dia mendapatkan uang dengan mengantar koran, menjual bola golf dan perangko, menyuci mobil, dan lain-lain. Pada laporan pajaknya yang pertama kali tahun 1944, Buffett meminta pemotongan pajak sebesar 35 US $ untuk pemakaian sepeda dan jamnya untuk mengantar koran.
Pada 1945, saat kelas 2 SMA Buffett dan kawannya membeli mesin pinball bekas seharga 25 US $, kemudian menaruhnya di salon. Dalam beberapa bulan mereka berhasil berkembang memiliki beberapa mesin pinball pada 3 salon di Omaha. Bisnis itu kemudian dijual Buffett dan temannya kepada veteran perang senilai 1.200 US $.
Ketertarikan Buffett pada pasar saham dan investasi dimulai sejak masa sekolah disaat dia sering mengunjungi kantor pialang saham regional dekat kantor pialang saham ayahnya. Pada perjalanan ke New York City saat dia berumur 10 tahun, Buffett mengunjungi Bursa Saham New York.
Pada umur 11 tahun, Buffett membeli 3 lembar saham preferen Perusahaan Utilitas Cities Service, dan membeli 3 lembar untuk kakaknya Doris Buffett (pemilik The Sunshine Lady Foundation). Pada usia 15 tahun, Warren mendapatkan lebih dari 175 US $ per bulan dari mendistribusikan koran Washington Post.
Saat SMP dia berinvestasi pada perusahaan ayahnya dan membeli 16 Hektar lahan pertanian untuk disewakan kepada petani. Dia membeli lahan tersebut pada usia 14 tahun dengan hasil menabungnya sebesar 1.200 US $.
Pada saat Buffett kuliah, dia telah mengumpulkan lebih dari 90.000 US $ (disesuaikan dengan inflasi hingga tahun 2009). Dikenal sebagai investor terkaya di dunia, Warren Buffet ternyata pernah bekerja sebagai investment salesman di Buffet-Falk & Co, di awal usia 20-an.
Kini ia telah berubah menjadi seorang milyarder dunia dan sempat menempati posisi pertama orang terkaya di dunia yang dirilis oleh majalah Forbes.
Sekarang percaya kan kalau sukses bisa datang di usia muda? Seperti para pebisnis sukses ini, yang mulai membangun bisnis mereka sejak usia 20-an, bahkan kurang.
Semua bergantung pada diri sendiri, pada usaha dan kerja keras serta semangat untuk meraih kesuksesan.
Kalau bisa sukses di usia muda, kenapa harus menunggu tua?
Semoga bermanfaat ya!
1.Richard Branson
Terlahir dengan nama Sir Richard Charles Nicholas Branson (lahir di Blackheath, London, 18 Juli 1950; umur 66 tahun) adalah seorang industrialis asal Inggris, yang dikenal karena telah mendirikan 360 perusahaan di bawah bendera Virgin Group.
Branson sukses mendirikan bisnis pertama kali pada umur 16 tahun, ketika ia mempublikasikan sebuah majalah bernama Student. Ia mendirikan sebuah bisnis audio record mail-order pada tahun 1970.
Di usia 20 tahun Richard Branson mendirikan sebuah toko rekaman. Ya, dia membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mulai membangun usaha. Tidak berhenti di toko rekaman, ia melanjutkan usahanya saat menginjak usia 22 tahun dengan membuka sebuah studio.
Branson tidak berhenti sampai di situ, ia tidak mudah puas dan ini sangat penting untuk dimiliki oleh Anda yang ingin sukses di usia muda, setelah memiliki studio rekaman ia meluncurkan label rekaman sendiri.
Pada 1972, ia membuka ritel toko kaset, Virgin Records, yang kemudian menjadi Virgin Megastores. Merek Virgin yang diciptakan Branson tumbuh dengan pesat pada tahun 1980-an setelah ia mendirikan Virgin Atlantic Airways dan melakukan ekspansi untuk Virgin Records.
Richard Branson adalah orang terkaya ke-261 menurut daftar orang terkaya 2009 versi Forbes, dengan estimasi kekayaan £2.6 miliar (US$3.9 miliar).
Usaha keras Branson tidak sia-sia karena usahanya ini telah berhasil go internasional setalah 10 tahun ia rintis
dengan penuh semangat.
2.Mertha Stewart
Martha Stewart (lahir 3 Agustus 1941) adalah seorang pebisnis Amerika Serikat yang ahli dalam hal kuliner, berkebun, etiket, dan kerajinan tangan. Ia juga dikenal sebagai pengarah gaya hidup.
Martha Stewart dilahirkan di Jersey City, New Jersey dengan orang tua Polandia-Amerika Serikat, Edward Kostyra dan Martha Ruszowski namun tumbuh di Nutley, New Jersey dengan lima saudara kandung.
Sebagai pelajar, Martha mendapatkan beasiswa ke Barnard College di New York City dan bekerja paruh waktu sebagai model. Awalnya, ia akan mengambil kimia tetapi berubah menjadi sejarah Eropa dan sejarah arsitektur.
Ia berhenti menjadi model pada 1965 saat melahirkan Alexis Stewart, anak pertamanya dari Andrew Stewart. Ia kemudian menjalani kariernya sebagai pialang saham sampai 1973 saat resesi melanda Wall Street dan pindah ke Westport, Connecticut.
Ia dan suaminya merenovasi sebuah rumah peternakan. Tahun-tahun berikutnya, ia memulai usaha katering dan menulis berbagai artikel tentang masak-memasak, berkebun, dan dekorasi rumah.
Pada 1980-an, ia menjadi editor di majalah Family Circle dan pada 1987 menjadi juru bicara KMart. Pada 1990, majalah Martha Stewart Living diluncurkan dan pada tahun yang sama, suaminya mengajukan cerai di hari yang sama saat Martha meluncurkan buku tentang pernikahan.
Pada 1993, Martha membuat sebuah acara dan meluncurkan rangkaian produk untuk rumah tangga dengan nama "The Martha Stewart Everyday Collection". Kemudian ketenarannya mulai menyebar dan ia sering muncul di berbagai acara televisi.
Pada 1999, Martha mendirikan Martha Stewart Living Omnimedia untuk menyatukan dan mengontrol seluruh usahanya di bawah satu payung dan menjadi milyuner.
Pernahkah Anda mendengar sebuah acara kuliner dengan judul The Martha Stewart Show? Inilah dia si pemandu acara, Mertha Steward. Ia adalah seorang wanita yang
sangat mencintai dunia kuliner dan mulai berkreasi dengan berbagai jenis makanan yang dipublikasikan lewat acara TV yang dipandu olehnya.
Tapi lihatlah, sebelum dia sukses memandu acara TV ini ia sempat menjadi pialang saham di Wall Street ketika masih berusia 20-an.
Apa yang dialami oleh Mertha Stewart ini adalah sebuah contoh bahwa sebuah hobi jika ditekuni dengan baik akan menjadi sumber pendapatan dan bisa mengantarkan kita pada gerbang kesuksesan.
3.Warren Buffet
Warren Edward Buffett (lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus 1930; umur 86 tahun) adalah seorang investor, pengusaha, dan philanthropist asal Amerika Serikat. Dia adalah investor tersukses di dunia.
Buffett adalah komisaris, direktur utama, dan sekaligus pemegang saham terbesar di Berkshire Hathaway. Dia adalah orang terkaya ketiga di dunia tahun 2015 versi Forbes. Tahun 2012, majalah Time memasukan Buffett sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia.
Buffett sering disebut "Wizard of Omaha" (Penyihir dari Omaha) atau "Oracle of Omaha" (Peramal dari Omaha), dan dikenal karena kesetiaannya pada metode investasi value investing, dan untuk gaya hidupnya yang frugal meskipun memiliki kekayaan yang begitu besar.
Buffett memperlihatkan ketertarikan yang besar pada bisnis dan investasi pada umur yang sangat muda. Salah satu bisnis awalnya adalah menjual permen karet, Coca Cola, dan majalah mingguan dari pintu ke pintu. Dia juga bekerja di toko kelontong milik kakeknya.
Saat masih di SMA, dia mendapatkan uang dengan mengantar koran, menjual bola golf dan perangko, menyuci mobil, dan lain-lain. Pada laporan pajaknya yang pertama kali tahun 1944, Buffett meminta pemotongan pajak sebesar 35 US $ untuk pemakaian sepeda dan jamnya untuk mengantar koran.
Pada 1945, saat kelas 2 SMA Buffett dan kawannya membeli mesin pinball bekas seharga 25 US $, kemudian menaruhnya di salon. Dalam beberapa bulan mereka berhasil berkembang memiliki beberapa mesin pinball pada 3 salon di Omaha. Bisnis itu kemudian dijual Buffett dan temannya kepada veteran perang senilai 1.200 US $.
Ketertarikan Buffett pada pasar saham dan investasi dimulai sejak masa sekolah disaat dia sering mengunjungi kantor pialang saham regional dekat kantor pialang saham ayahnya. Pada perjalanan ke New York City saat dia berumur 10 tahun, Buffett mengunjungi Bursa Saham New York.
Pada umur 11 tahun, Buffett membeli 3 lembar saham preferen Perusahaan Utilitas Cities Service, dan membeli 3 lembar untuk kakaknya Doris Buffett (pemilik The Sunshine Lady Foundation). Pada usia 15 tahun, Warren mendapatkan lebih dari 175 US $ per bulan dari mendistribusikan koran Washington Post.
Saat SMP dia berinvestasi pada perusahaan ayahnya dan membeli 16 Hektar lahan pertanian untuk disewakan kepada petani. Dia membeli lahan tersebut pada usia 14 tahun dengan hasil menabungnya sebesar 1.200 US $.
Pada saat Buffett kuliah, dia telah mengumpulkan lebih dari 90.000 US $ (disesuaikan dengan inflasi hingga tahun 2009). Dikenal sebagai investor terkaya di dunia, Warren Buffet ternyata pernah bekerja sebagai investment salesman di Buffet-Falk & Co, di awal usia 20-an.
Kini ia telah berubah menjadi seorang milyarder dunia dan sempat menempati posisi pertama orang terkaya di dunia yang dirilis oleh majalah Forbes.
Sekarang percaya kan kalau sukses bisa datang di usia muda? Seperti para pebisnis sukses ini, yang mulai membangun bisnis mereka sejak usia 20-an, bahkan kurang.
Semua bergantung pada diri sendiri, pada usaha dan kerja keras serta semangat untuk meraih kesuksesan.
Kalau bisa sukses di usia muda, kenapa harus menunggu tua?
Semoga bermanfaat ya!
Komentar
Posting Komentar