Qoshidah Burdah...
أمن تذکر جيران بذی سلم
مزجت دمعا جری من مقلة بدم
مزجت دمعا جری من مقلة بدم
Amin tadzakkuri jîrônin bidzî salami
Mazajta dam’ân jarô min muqlatin bidami
Apakah karena teringat tatangga yang tinggal di “Dzi Salam”. Sehingga engkau cucurkan airmata bercampur darah
yang mengalir dari matamu
Mazajta dam’ân jarô min muqlatin bidami
Apakah karena teringat tatangga yang tinggal di “Dzi Salam”. Sehingga engkau cucurkan airmata bercampur darah
yang mengalir dari matamu
ام هبت الريح من تلقاء گاظمة
وأومض البرق فی الظلماء من إضم
وأومض البرق فی الظلماء من إضم
Am habbatir-rîhu min tilqô-i kâzhimatin
Wa awmadhol barqu fîzh-zholmâ-i min idhomi
Ataukah karena tiupan angin kencang yang berhembus
dari arah “Kazhimah”.
Atau karena sinar kilat yang membelah kegelapan malam
dari Gunung “Idham”
Wa awmadhol barqu fîzh-zholmâ-i min idhomi
Ataukah karena tiupan angin kencang yang berhembus
dari arah “Kazhimah”.
Atau karena sinar kilat yang membelah kegelapan malam
dari Gunung “Idham”
فما لعينيك إن قلت اکففا همتا
وما لقلبك إن قلت استفق يهم
وما لقلبك إن قلت استفق يهم
Famâ li’aynayka in qulta-ikfufâ hamatâ
Wa mâ liqolbika in qulta-istafiq yahimi
Kenapakah kedua matamu tetap mencucurkan air mata,
walaupun telah engkau katakan: “Tahanlah.. jangan menangis”. Dan mengapa hatimu tetap resah dan gelisah
padahal telah engkau katakan kepadanya:
“Tenanglah.. jangan gelisah”
Wa mâ liqolbika in qulta-istafiq yahimi
Kenapakah kedua matamu tetap mencucurkan air mata,
walaupun telah engkau katakan: “Tahanlah.. jangan menangis”. Dan mengapa hatimu tetap resah dan gelisah
padahal telah engkau katakan kepadanya:
“Tenanglah.. jangan gelisah”
أيحسب الصب أن الحب منگتم
ما بين منسجم منه ومضطرم
ما بين منسجم منه ومضطرم
Ayahsabush-shob bu annal hubba munkatimun
Mâ bayna munsajimin minhu wa mudhthorimi
Apakah orang yang dimabuk cinta menyangka,
bahwa cinta kasih dapat disembunyikan
dibalik cucuran airmata & kegelisahan jiwa ?
Mâ bayna munsajimin minhu wa mudhthorimi
Apakah orang yang dimabuk cinta menyangka,
bahwa cinta kasih dapat disembunyikan
dibalik cucuran airmata & kegelisahan jiwa ?
لولا الهوی لم ترق دمعا علی طلل
ولا أرقت لذکر البان والعلم
ولا أرقت لذکر البان والعلم
Laulâl hawâ lam turiq dam’ân ‘alâ tholalin
Wa lâ uriqta lidzikril bâni wal ‘alami
Jikalau tidak karena dalamnya cinta,
tidaklah akan bercucuran airmata
diatas kesan-kesan kampung kekasih.
Dan tidaklah engkau dapat tidur
karena terkenangkan pohon “Al-Baan” dan Gunung “Al-‘Alam”
Wa lâ uriqta lidzikril bâni wal ‘alami
Jikalau tidak karena dalamnya cinta,
tidaklah akan bercucuran airmata
diatas kesan-kesan kampung kekasih.
Dan tidaklah engkau dapat tidur
karena terkenangkan pohon “Al-Baan” dan Gunung “Al-‘Alam”
فگيف تنکر حبا بعدما شهدت
به عليك عدول الدمع والسقم
به عليك عدول الدمع والسقم
Fakayfa tunkiru hubbân ba’da mâ syahidat
Bihî ‘alayka ‘udûlud-dam’i wassaqomi
Maka bagaimana hendak disembunyikan cinta kasih itu
setelah menaikan saksi (menyatakan kasih).
Dengan kasih diatas semua itu oleh saksi saksi yang adil
ialah air mata dan badan yang menderita menanggung rindu.
Bihî ‘alayka ‘udûlud-dam’i wassaqomi
Maka bagaimana hendak disembunyikan cinta kasih itu
setelah menaikan saksi (menyatakan kasih).
Dengan kasih diatas semua itu oleh saksi saksi yang adil
ialah air mata dan badan yang menderita menanggung rindu.
واثبت الوجد خطی عبرة وضنی
مثل البهار علی خديك والعنم
مثل البهار علی خديك والعنم
Wa atsbatal wajdu khoththô ‘abrotin wa dhonâ
Mitslal bahâri ‘alâ khoddayka wal ‘anami
Dan rindumu sudah tak dapat disembunyikan lagi,
bila telah terukir di kedua pipimu kesan merah cucuran airmata. Laksana ranting “Anam” yang bercucuran dua
dan bila tubuhmu kurus karena gelisah
Mitslal bahâri ‘alâ khoddayka wal ‘anami
Dan rindumu sudah tak dapat disembunyikan lagi,
bila telah terukir di kedua pipimu kesan merah cucuran airmata. Laksana ranting “Anam” yang bercucuran dua
dan bila tubuhmu kurus karena gelisah
نعم سری طيف من أهوی فأرقنی
والحب يعترض اللذات بالألم
والحب يعترض اللذات بالألم
Na’am sarô thoyfu man ahwâ fa-arroqonî
Wal hubbu ya’taridhul-lad zdzâti bil alami
Na’am, dikeheningan malam khayalanku jauh melayang
kepada kekasih, sehingga ingin tidur pun susah;
Begitulah sebenarnya cinta apabila telah bertapak didalam hati,
ia akan menukarkan segala kelezatan menjadi derita
Wal hubbu ya’taridhul-lad
Na’am, dikeheningan malam khayalanku jauh melayang
kepada kekasih, sehingga ingin tidur pun susah;
Begitulah sebenarnya cinta apabila telah bertapak didalam hati,
ia akan menukarkan segala kelezatan menjadi derita
يالائمی فی الهوی العذري معذرة
منی إليك ولو أنصفت لم تلم
منی إليك ولو أنصفت لم تلم
Yâ lâ-imî fîl hawâl ‘udzriyyi ma’dzirotan
Minnî ilayka walau anshofta lam talumi
Wahai orang yang mencelaku, tentang cintaku.
Sepatutnya orang yang dimabuk cinta ini dimaafkan saja
atas keterlanjuranny a;
Seandainya engkau menyadari tentang derita
orang yang bercinta
sudah pasti engkau tidak akan mencelanya
Minnî ilayka walau anshofta lam talumi
Wahai orang yang mencelaku, tentang cintaku.
Sepatutnya orang yang dimabuk cinta ini dimaafkan saja
atas keterlanjuranny
Seandainya engkau menyadari tentang derita
orang yang bercinta
sudah pasti engkau tidak akan mencelanya
عدتك حالي لا سری بمستتر
عن الوشاة ولا دائي بمنحسم
عن الوشاة ولا دائي بمنحسم
‘Adatka hâliya lâ sirrî bimustatirin
‘anil wusyâti walâ dâ-î bimunhasimi
Sebenarnya keadaanku jelas dihadapanmu
dan sudah tidak ada satu rahasia pun yang masih tersembunyi;
Dari mata orang orang yang mencelaku,
sebagaimana derita cintaku tidak pernah berkurang
‘anil wusyâti walâ dâ-î bimunhasimi
Sebenarnya keadaanku jelas dihadapanmu
dan sudah tidak ada satu rahasia pun yang masih tersembunyi;
Dari mata orang orang yang mencelaku,
sebagaimana derita cintaku tidak pernah berkurang
محضتنی النصح لکن لست اسمعه
إن المحب عن العذال فی صمم
إن المحب عن العذال فی صمم
Mahhadhtanîn-nu sh-ha lâkin lastu asma’uhû
Innal muhibba ‘anil ‘udzdzâli fî shomami
Engkau bersungguh-sung guh memberikan nasihat kepadaku, namun aku aku masih tidak mau mendengarnya,
begitulah orang yang dimabuk cinta
sudah menjadi tuli dari celaan
Innal muhibba ‘anil ‘udzdzâli fî shomami
Engkau bersungguh-sung
begitulah orang yang dimabuk cinta
sudah menjadi tuli dari celaan
إنی اتهمت نصيح الشيب فی عذلی
والشيب ابعد فی نصح عن التهم
والشيب ابعد فی نصح عن التهم
Innî ttahamtu nashîhasy-syayb i fî ‘adzalî
Wasysyaybu ab’adu fî nush-hin ‘anit-tuhami
Aku masih curiga terhadap nasihat uban yang putih di kepalaku; padahal kedatangan uban itu sepatutnya sudah tidak perlu dicurigai
Wasysyaybu ab’adu fî nush-hin ‘anit-tuhami
Aku masih curiga terhadap nasihat uban yang putih di kepalaku; padahal kedatangan uban itu sepatutnya sudah tidak perlu dicurigai
فإن امارتی بالسوء مااتعظت
من جهلها بنذير الشيب والهرم
من جهلها بنذير الشيب والهرم
Fa-Inna ammârotî bissû-i mâtta’adhot
Min jahlihâ binadzîrisy-sya ybi wal haromi
Sesungguhnya nafsu amarah yang bertapak di lubuk hatiku
masih belum mau menerima nasihat;
karena bodohnya terhadap nasihat yang dibawa
oleh uban dan ketuaan
Min jahlihâ binadzîrisy-sya
Sesungguhnya nafsu amarah yang bertapak di lubuk hatiku
masih belum mau menerima nasihat;
karena bodohnya terhadap nasihat yang dibawa
oleh uban dan ketuaan
ولا اعدت من الفعل الجميل قری
ضيف الم برأسی غير محتشم
ضيف الم برأسی غير محتشم
Walâ a’addat minal fi’lil jamîli qirô
Dhoyfin alamma biro,sî ghoyro muhtasyimi
Kelihatannya, diriku masih belum mempersiapkan
apa apa (amal sholeh) untuk merayakan tetamu (uban);
Yang telah lama bertapak dikepalaku
dan tampaknya tetamu itu sudah tidak mau beredar dari situ
Dhoyfin alamma biro,sî ghoyro muhtasyimi
Kelihatannya, diriku masih belum mempersiapkan
apa apa (amal sholeh) untuk merayakan tetamu (uban);
Yang telah lama bertapak dikepalaku
dan tampaknya tetamu itu sudah tidak mau beredar dari situ
لو کنت اعلم انی ما اوقره
گتمت سرا بدالی منه بالگتم
گتمت سرا بدالی منه بالگتم
Law kuntu a’lamu annî mâ uwaqqiruhû
Katamtu sirron badâlî minhu bil katami
Seandainya aku tahu bahwa aku belum dapat
menghormati tetamu tadi (uban);
sudah tentu uban itu akan kututupi dengan warna inai,
Katamtu sirron badâlî minhu bil katami
Seandainya aku tahu bahwa aku belum dapat
menghormati tetamu tadi (uban);
sudah tentu uban itu akan kututupi dengan warna inai,
من لی برد جماح من غوايتها
گما يرد جماح الخيل باللجم
گما يرد جماح الخيل باللجم
Man lî biroddi jimâhin min ghowâyatihâ
Kamâ yuroddu jimâhul khoyli billujumi
Siapakah kiranya yang dapat menolongku
untuk mengawal keganasan nafsu;
sebagaimana kuda yang garang itu
dapat dikawal dengan tali hidungnya
Kamâ yuroddu jimâhul khoyli billujumi
Siapakah kiranya yang dapat menolongku
untuk mengawal keganasan nafsu;
sebagaimana kuda yang garang itu
dapat dikawal dengan tali hidungnya
فلا ترم بالمعاصی گسر شهوتها
إن الطعام يقوی شهوة النهم
إن الطعام يقوی شهوة النهم
Falâ tarum bil ma’âshî kasro syahwatihâ
Innath-tho’âma yuqowwî syahwatan-nahim i
Maka janganlah kau sekali-kali mengharapkan nafsu itu
dapat dikalahkan dengan memperturutkan kehendaknya;
Bagaikan makanan tidak akan dapat memuaskan nafsu makan, bahkan ia akan ketagihan bila diberi makan
Innath-tho’âma yuqowwî syahwatan-nahim
Maka janganlah kau sekali-kali mengharapkan nafsu itu
dapat dikalahkan dengan memperturutkan kehendaknya;
Bagaikan makanan tidak akan dapat memuaskan nafsu makan, bahkan ia akan ketagihan bila diberi makan
والنفس گالطفل إن تهمله شب علی
حب الرضاع وإن تفطمه ينفطم
حب الرضاع وإن تفطمه ينفطم
Wannafsu kaththifli in tuhmilhu syabba ‘alâ
Hubbir-rodhô’i wa in tafthimhu yanfathimi
Dan nafsu itu seperti kanak kanak jika engkau biarkan
ia akan terus menyusu sampai tua,
suka menyusu tetapi jika engkau berhentikan, ia akan berhenti
Hubbir-rodhô’i wa in tafthimhu yanfathimi
Dan nafsu itu seperti kanak kanak jika engkau biarkan
ia akan terus menyusu sampai tua,
suka menyusu tetapi jika engkau berhentikan, ia akan berhenti
فاصرف هواها وحاذر ان توليه
إن الهوی ما تولی يصم او يصم
إن الهوی ما تولی يصم او يصم
Fashrif hawâhâ wa hâdzir an tuwalliyahû
Innal hawâ mâ tawallâ yushmi aw yashimi
Maka kendalikanlah hawa nafsumu
dan jangan diberikan kesempatan kepadanya
untuk menguasai engkau;
karena jika ia berkuasa,
sudah pasti ia akan membutakan dan menulikanmu
Innal hawâ mâ tawallâ yushmi aw yashimi
Maka kendalikanlah hawa nafsumu
dan jangan diberikan kesempatan kepadanya
untuk menguasai engkau;
karena jika ia berkuasa,
sudah pasti ia akan membutakan dan menulikanmu
وراعها وهي فی الأعمال سائمة
وإن هي استحلت المرعی فلا تسم
وإن هي استحلت المرعی فلا تسم
Warô’ihâ wahya fîl a’mâli sâ-imatun
Wa in hiya-istahlatil mar’â falâ tusimi
Jagalah nafsumu baik baik
walaupun ia telah berlegar dalam ruang ketaatan;
karena bila ia sudah menguasai suasana
ia akan mengalihkan tujuan ketaatan.
Maka jangan engkau lengah dari menguasainya
Wa in hiya-istahlatil
Jagalah nafsumu baik baik
walaupun ia telah berlegar dalam ruang ketaatan;
karena bila ia sudah menguasai suasana
ia akan mengalihkan tujuan ketaatan.
Maka jangan engkau lengah dari menguasainya
گم حسنت لذة للمرء قاتلة
من حيث لم يدر أن السم فی الدسم
من حيث لم يدر أن السم فی الدسم
Kam hassanat ladzdzatan lil mar-i qôtilatan
Min haytsu lam yadri annas-summa fîd-dasami
Berapa banyak ia telah menipu orang.
Ia menyajikan makanan yang kelihatannya segar,
padahal didalamnya ada racun yang membunuh;
Bukankah racun selalu diletakkan pada makanan yang lezat lezat..
Min haytsu lam yadri annas-summa fîd-dasami
Berapa banyak ia telah menipu orang.
Ia menyajikan makanan yang kelihatannya segar,
padahal didalamnya ada racun yang membunuh;
Bukankah racun selalu diletakkan pada makanan yang lezat lezat..
***
Teks diatas adalah diantara petikan teks Qosidah Burdah
karya Al-Imam Syarofuddin Abu ‘Abdillah Muhammad
bin Zaid al-Bushiri (Imam Al-Bushiri).
Teks diatas adalah diantara petikan teks Qosidah Burdah
karya Al-Imam Syarofuddin Abu ‘Abdillah Muhammad
bin Zaid al-Bushiri (Imam Al-Bushiri).
Komentar
Posting Komentar